Kronologi Bayi Meninggal gegara Dipaksa Lahir Normal, Leher Tercekik lalu Dipotong

Mukhtar Bagus
Avirista Midaada
Bayi di Jombang meninggal setelah proses persalinan yang disebut keluarga gagal. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Dari sanalah akhirnya pihak keluarga melalui adik sepupu istirnya mencuitkan unggahan di Twitter melalui akun @MinDesiyaa mengenai pelayanan yang buruk dari RSUD Jombang dan dugaan malpraktek. Cuitan yang diunggah pada Minggu sore (31/7/2022) kemarin akhirnya viral dan menjadi perhatian warganet.

"Pihak keluarga nggak terima akhirnya buatlah thread (di Twitter) seperti ini, supaya jangan sampai ada lagi kejadian kayak gini. Mereka-mereka kan dibayar sama pemerintah," katanya. 

Pihak RSUD Jombang membantah anggapan tidak mau melakukan operasi caesar terhadap bayi Rohmah. Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Jombang dr Vidya Buana menjelaskan, saat tiba di RSUD Jombang, posisi bayi Rohmah sudah berada di pangkal rahim, sehingga dokter memutuskan untuk melahirkan normal. 

Terkait proses kelahirannya yang kemudian macet hingga menyebabkan leher bayi tercekik dan meninggal dunia, dokter memutuskan untuk segera menyelamatkan nyawa Rohmah dengan cara memotong kepala bayi dan mengambil tubuhnya melalui operasi caesar. 

"Waktu datang sudah bukaan tujuh, sehingga dilakukan persalinan normal," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur

57 tahun lalu

Diduga Malapraktik, Bayi Patah Tulang usai Operasi Sesar di RSUD Sumba Timur NTT

57 tahun lalu

Wanita Muda dan Bayinya Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

57 tahun lalu

Viral! Bayi di TTS Dicekoki Miras oleh Ayahnya, Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Evakuasi Berlangsung Dramatis, Brimob Polda Sumut Gendong Bayi Tembus Arus Deras Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal