Diperoleh informasi, sebelum tragedi gedung asrama putri ponpes tersebut ambruk, hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut.
Tak lama kemudian, bangunan yang dihuni para santriwati ambruk.
Peristiwa itu terjadi saat sebagian besar santriwati beristirahat di kamar. Hal itu diungkapkan seorang santriwati yang selamat dari kejadian itu.
"Waktu itu, hujan deras lumayan lama terus sebelumnya ada angin kencang. Kami semua sedang tidur terus gak tau tiba-tiba ambruk," kata korban selamat, Aura Adelila.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab insiden tersebut. Hingga kini, belum ada kepastian apakah insiden tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem, kondisi bangunan yang rapuh, atau faktor lain.