KPU Surabaya Coklit Data Pemilih, Ketua DPRD: Pastikan Tidak Ada Pemilih Selundupan

Sindonews
Lukman Hakim
KPU Surabaya mulai mendata pemilih pada Pilwali 2020. (Foto: istimewa)

"Maka, pendataan pemilih oleh KPU Kota Surabaya adalah untuk memastikan tidak ada pemilih “selundupan” nantinya saat Pilkada 9 Desember 2020," katanya.

DPRD tidak ingin ada warga yang punya hak suara, tapi tidak terdata. Dia berharap Pilwali Surabaya tidak tercederai oleh berbagai kecurangan. Karena kecurangan akan mengkhianati demokrasi.

"Kami ingin memastikan semua warga Surabaya yang memenuhi syarat memilih tercatat sebagai pemilih. Agar mereka terfasilitasi dengan baik dalam pemberian suara. Sehingga partisipasi pemilih sangat tinggi dalam Pilkada  9 Desember 2020," katanya.

Politikus dari PDIP ini  mengapresiasi KPU Kota Surabaya yang menjalankan kegiatan coklit dengan standar ketat protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) juga harus dirapid test dulu, kemudian memakai masker, face shield dan bersarung tangan. Dalam situasi sulit, KPU beserta jajarannya dan Bawaslu tetap bergerak demi terselenggaranya Pilkada yang demokratis, bersih, jujur dan adil," kata Adi Sutarwijono.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Bawaslu Awasi Coklit Data Pemilih di Wilayah Pedalaman Gorontalo 

57 tahun lalu

Waduh, Stiker Coklit Diduga Palsu Ditemukan Panwascam di Majalengka

57 tahun lalu

KPU Tomohon Targetkan Tahapan Coklit Data Pemilih Tuntas Akhir Februari

57 tahun lalu

Bawaslu Harapkan warga Sulut Tidak Kehilangan Hak Pilih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal