Kisah Tragis Penguasa Tumapel Tunggul Ametung, Tewas Dibunuh saat Mabuk

Avirista Midaada
Penguasa Tumapel Tunggul Ametung tewas ditikam saat mabuk. (ilustrasi peninggalan Tumapel).

SURABAYA, iNews.id - Kisah tragis penguasa Tumapel Tunggul Ametung menarik diulas. Penguasa Tumapel ini tewas ditikam oleh anak buahnya saat tengah mabuk di tempat tidur. 

Di samping jasad penguasa Tumapel itulah Kebo Ijo tertangkap basah membawa keris berlumuran darah. Ken Arok dan sejumlah orang pun langsung masuk ke dalam bilik agung, tempat sang akuwu berisitirahat dan meregang nyawanya.

Strategi Ken Arok meminjam Kebo Ijo cukup berhasil. Kebo Ijo yang menjadi korban kelihaian Ken Arok pun langsung diminta untuk ditangkap oleh pasukan pengamanan akuwu Tumapel. 

Bahkan Ken Arok juga menyuruh untuk menangkap seluruh tamtama Mpu Gandring, yang turut mengiringi Kebo Ijo masuk ke dalam biliknya Tunggul Ametung. Saat itu juga, sejumlah pasukan menangkap Kebo Ijo dan yang lainnya melucuti semua tamtama. 

Kebo Ijo diikat dan dihadapkan kepada rakyat Tumapel yang mengepung gedung Pakuwuan. Badan Kebo Ijo pun gemetaran, sebagaimana dikutip dari buku"Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan" tulisan Muhammad Syamsuddin.

Di hadapan rakyat yang berkumpul, Arok memberi penjelasan bahwa gerakan Mpu Gandring yang dilanjutkan oleh Kebo Ijo telah menumbangkan seorang akuwu yang sedang mabuk minuman keras (miras). Menurut Ken Arok, Kebo Ijo ini seorang satria, tetapi ia hanya mampu menghabisi seorang yang tengah mabuk.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terekam CCTV! 2 Pemuda Mabuk di Makassar Terjun ke Kanal, 1 Hilang Terseret Arus

57 tahun lalu

Kecelakaan Minibus Tabrak Truk di Bangsalsari Jember, 4 Orang Terluka

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk Tronton Tabrak Rumah dan Ruko di Lampung Selatan, Sopir Diduga Mabuk

57 tahun lalu

Bangunan SD di Timor Tengah Selatan Roboh Timpa 3 Anak, 1 Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

4 Pemuda di Mappi Papua Dianiaya Warga gegara Mabuk dan Buat Onar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal