Abdul Halim juga menyulap tempat pembuangan sampah menjadi destinasi wisata. Dari upayanya itu, Abdul Halim kini mampu mempekerjakan warganya mendapatkan kesibukan baru.
“Saya ingin membuka lapangan kerja, karena sebelumnya banyak anak muda yang menganggur tidak memiliki pekerjaan tetap. Apalagi rata-rata dari mereka tidak memiliki keahlian khusus, jadi bekerja di sektor wisata ada tambahan ilmu,” kata Abdul Halim, Kamis (23/9/2021).
Abdul Halim menuturkan, dirinya memang tidak menyadari jika desanya mengandung potensi yang sangat besar.
Dia berpikir batu kapur yang setiap hari dikeruk akan mengundang marabaya, jika tidak dimanfaatkan potensinya. Ditambah batu kapur yang sudah ditambang tidak akan bisa diperbarui.
Perwajahan area tambang itu, diubah pelan-pelan. Mulai dari pembuatan waduk, air mancur hingga jembatan yang menjulang di atas air. Pembangunannya pesat. Tidak membutuhkan satu tahun destinasi wisata itu menjadi tempat baru yang memukau pengunjung. Memasuki wisata seperti melihat dimensi lain. Semua bangunan memiliki sejarah sendiri.