Kisah Soeharto Tak Tahu Indonesia Merdeka saat Bung Karno Bacakan Proklamasi

Solichan Arif
Soeharto tidak tahu Indonesia telah merdeka saat Bung Karno membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. (Ist)

Soeharto memulai karier di PETA sebagai sukarelawan pasukan Kepolisian Jepang, Keibuho. Pada 1 Desember 1942 bersama sejumlah temannya, ia mendaftar Keibuho di Yogyakarta.

Kariernya melesat dengan cepat. Pada 8 Oktober 1943, Soeharto diangkat sebagai Shodancho (komandan peleton) dan ditempatkan di wilayah Wates, Yogyakarta. Pada 1944, setelah mengikuti pendidikan militer lanjutan di Bogor, Jawa Barat, ia diangkat menjadi Chudancho.

“Di asrama Peta Bogor ia tinggal bersama-sama dengan Shodancho Singgih,” tulis OG Roeder dalam 'Anak Desa, Biografi Presiden Soeharto'.

Singgih merupakan putra Panji Singgih, teman Bung Karno dalam pergerakan nasional. Pada 16 Agustus 1945, Singgih bersama Sukarni terlibat dalam penculikan Bung Karno dan Bung Hatta yang dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.

Pada 15 Agustus 1945, para tokoh pergerakan di Jakarta mengalami situasi tegang. Soeharto berada di Brebeg, Nganjuk, Jawa Timur yang berada di kawasan lereng Gunung Wilis. Dia berada di Brebeg sejak Maret 1945.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

57 tahun lalu

Nama-Nama 7 Tokoh Asal Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

57 tahun lalu

Soeharto Disebut Penuhi Syarat jadi Pahlawan Nasional, Ini Respons Mensos

57 tahun lalu

Sejarah Astana Giribangun, Makam Soeharto dan Ibu Tien di Lereng Gunung Lawu Karanganyar

57 tahun lalu

Layakkah Soeharto Jadi Pahlawan Nasional? Ini Analisis Sejarawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal