Kisah Runtuhnya Majapahit dan Meluasnya Ajaran Mo limo Sekte Bhairawa Tantra

Solichan Arif
Bangunan candi sisa peninggalan Kerajaan Majapahit. (istimewa).

LUMAJANG, iNews.id - KerajaanMajapahit terus mengalami kemunduran pascameletusnya Perang Paregreg (1404-1406). Sebaliknya, pada situasi itu, sekte yang dipengaruhi sinkretisme Siwa-Buddha justru meluas di masyarakat.

Salah satunya sekte Sakhta dan Bhairawa Tantra yang memiliki ajaran Yoga Tantra. Ajaran Yoga Tantra melahirkan falsafah Lingga Yoni yang disimbolkan sebagai alat kelamin laki-laki dan perempuan.

Bentuk dua kelamin yang ditafsirkan sebagai kesuburan atau penciptaan itu dimanifestasikan secara vulgar ke dalam arca atau prasasti. Jelang runtuhnya Kerajaan Majapahit, Yoga Tantra berkembang luas di kawasan pedalaman dan pesisir.

“Salah satu upacara Yoga Tantra yang lazim dilakukan masyarakat dewasa itu adalah upacara Pancamakara atau Ma lima (Mo limo),” demikian dikutip dari buku Atlas Wali Songo (2016).

Berdasarkan catatan seorang muslim China yang mengikuti perjalanan ketujuh Cheng Ho ke Jawa (1431-1433 M), terdapat tiga golongan penduduk di Jawa.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib

57 tahun lalu

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Perairan Pulau Lalang, Dievakuasi Tim Gabungan

57 tahun lalu

Ratusan Rumah di Daik Terendam Banjir, Warga Mengungsi ke Gedung Milik Pemkab

57 tahun lalu

Viral Belasan Makam Palsu di Kawasan Situs Kumitir Majapahit di Mojokerto Dibongkar

57 tahun lalu

Weekend Story: Misteri 5 Kerangka Manusia Era Majapahit di Mojokerto, Posisinya Unik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal