Kisah Ratu Jay Shima, Penguasa Perempuan Pertama di Jawa Leluhur Dinasti Sanjaya

Avirista Midaada
Ratu Jay Shima (Ilustrasi/YouTube/Wongcurahjati)

Sementara itu, Prasasti Sojomerto di Batang menguatkan identitas Hindu Siwaisme dalam masyarakat Kalingga. Namun Berita China menyebut rakyat Kalingga beragama Buddha.

Menurut Berita China, pendeta Hwi-ning dari Tiongkok datang ke Kalingga tahun 644. Tujuannya menerjemahkan kitab suci Buddha Hinayana ke dalam Bahasa China.

Dalam penerjemahan itu, Hwi-ning dibantu pendeta Kalingga bernama Janabadra. Fakta ini memperkuat dugaan eksistensi Buddha di wilayah Kalingga.

Hubungan ini memperlihatkan bahwa Kerajaan Kalingga terbuka dalam pertukaran budaya dan agama sejak abad ke-7 Masehi.

Kartikeyasingha menikah dengan Ratu Jay Shima dan memiliki dua putra: Parwati dan Narayana (Iswara). Parwati menikah dengan Rahyang Mandiminyak dari Galuh.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Misteri Prabu Siliwangi, Raja Legendaris Kerajaan Sunda

57 tahun lalu

Misteri Salakanagara Berdiri Abad 2 Masehi, Benarkan Kerajaan Tertua di Nusantara?

57 tahun lalu

Gajah Mada Lengser, Kerajaan Majapahit Butuh 6 Pejabat Baru untuk Isi Kekosongan

57 tahun lalu

Sunan Kalijaga Ternyata Keturunan Bangsawan Kerajaan Majapahit, Ini Garis Nasab Lengkapnya!

57 tahun lalu

Asal Usul Kalender Jawa di Era Sultan Agung, Warisan Abadi Kerajaan Mataram

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal