Kisah Raja Kediri Kertajaya Minta Disembah Seperti Tuhan, Tewas di Tangan Ken Arok!

Avirista Midaada
Ilustrasi Pertempuran Genter, saat Raja Kediri Kertajaya tewas di tangan Ken Arok (Foto: ilustrasi kertajaya tewas)

MALANG, iNews.id - Sikap arogan Raja KediriKertajaya yang meminta rakyat dan pemuka agama menyembahnya seperti Tuhan menuai bencana. Perlakuan itu memicu kemarahan para Brahmana yang kemudian berbondong-bondong meninggalkan Kediri.

Kondisi ini menjadikan stabilitas politik dan keamanan Kerajaan Kediri goyah. Kertajaya bahkan menghukum mati para Brahmana yang menolak perintah tersebut.

Akibatnya, para pemuka agama melarikan diri ke Tumapel untuk meminta perlindungan kepada Ken Arok.

Kala itu Ken Arok menjadi penguasa Tumapel bergelar Rajasa Sang Amurwabhumi yang menyambut mereka dengan tangan terbuka. Dia dikenal menjunjung tinggi martabat Brahmana karena pernah berguru pada Tantripala dan Lohgawe.

Kaum Brahmana kemudian menganugerahi Ken Arok gelar Batara Guru, sebagai titisan Dewa Syiwa. Gelar ini menjadi simbol dukungan moral dan spiritual untuk menumbangkan Kertajaya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Asal Usul Kata Nusantara, dari Singasari ke Majapahit Dipopulerkan Gajah Mada

57 tahun lalu

Kisah Masa Remaja Ken Arok Pendiri Kerajaan Singasari, Jadi Penjahat hingga Perkosa Gadis

57 tahun lalu

Mengenal Pararaton, Kitab yang Mengisahkan Perjalanan Raja Singasari dan Majapahit

57 tahun lalu

Cerita Berdarah Pergantian Nama Kerajaaan Tumapel Menjadi Singasari, Cikal Bakal Malang

57 tahun lalu

Kertanagara, Raja Terbesar Kerajaan Singasari yang Berambisi Satukan Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal