Kisah Raden Saleh dan Lukisan Masterpiece Banjir Jawa yang Hilang Misterius  

Solichan Arif
Lukisan Banjir Jawa Tengah Raden Saleh (foto: repro).

Seorang ibu muda yang tergambarkan sedang merenungi keadaan dengan bayi terdekap erat di dada. Kemudian juga tampak seorang Wedana, kepala desa melambaikan sapu tangan, mengisyaratkan minta pertolongan.

Raden Saleh juga memunculkan latar suasana suram yang mencekam. Limbah dan puing berserakan, sementara di atas langit tampak mendung gelap pertanda datangnya kematian tak terelakkan.

“Tentu itu merupakan sebuah adegan animasi yang hebat, mengandung keberanian dan ditorehkan dengan gaya mengagumkan,” kata William Barrington D’Almeida seperti dikutip dari buku Raden Saleh Kehidupan dan Karyanya.

William Barrington D’Almeida melakukan perjalanan ke Jawa pada tahun 1862. Dia singgah di sanggar lukisan Raden Saleh di Cikini, Batavia atau Jakarta. Di dalam sanggar itu Almeida merasakan suasana sanctum sanctorum (kuil suci) bagi semua seniman.

Di ruangan itu terlihat model-model, patung setengah badan, gambar-gambar tanpa bingkai yang belum rampung dan terhubung dengan keindahan perkakas seni lainnya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara, 150 Rumah Terdampak 3 Hanyut

57 tahun lalu

Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal