Kisah Poligami di Indonesia, Resahkan RA Kartini hingga Aktivis Perempuan Bumiputera

Solichan Arif
RA Kartini. (repro).

Setahun berikutnya, yakni pada 28-29 Desember 1929 Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia juga menggelar kongres serupa di Batavia. Poligami kembali dibahas secara khusus di antara isu kawin paksa dan perkawinan anak-anak.

Isu poligami juga dibahas dalam Kongres Sarekat Islam (SI) pada April 1929 di Surabaya.

Sayap perempuan SI, yakni Sarekat Islam Wanudiyo Utomo yang kemudian menjadi Sarekat Islam Perempuan Islam Indonesia (SIPII), menegaskan poligami hanya bisa dilakukan dengan mempertimbangkan keadilan terhadap perempuan.

Sikap keras SI terhadap poligami itu mendapat dukungan dari Aisiyah, organ perempuan Muhammadiyah.

Pada tahun 1930, soal poligami membuat aktivis perempuan Soewarni menyerang pikiran Ratna Sari aktivis Persatuan Muslim Indonesia (Permi). Soewarni sangat menentang poligami.

Sementara Ratna Sari saat berpidato di atas podium telah menyuntikkan semangat seolah telah menghalalkan poligami.

Isu poligami menjadi semakin panas ketika RA Kartini turut mengungkapkan pendapatnya. Dalam tulisannya, Kartini mempertanyakan agama yang dijadikan pembenaran kaum laki-laki melakukan poligami.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inspiratif! Mantri BRI di Sulawesi Tenggara Tembus Pegunungan Demi Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Kata MUI soal Nikah Siri di KUHP Baru Bakal Dipidana: Bertentangan Hukum Islam

57 tahun lalu

Dicopot dari Kadis LH Malang gegara Poligami, Noer Rahman Wijaya Kini jadi Staf Biasa

57 tahun lalu

Pemkot Malang Libatkan BKN Usut Poligami Oknum Kepala Dinas

57 tahun lalu

Viral Kadis Poligami dengan Wanita Cantik, Wali Kota Malang Bentuk Tim Pemeriksaan Disiplin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal