Kisah Penyesalan Bung Tomo Nikahi Gadis Sulistina di Masa-Masa Revolusi 

Avirista Midaada
Bung Tomo menikah dengan gadis pujaannya Sulistina. (istimewa).

Bung Tomo merasa dirinya seolah dirinya egois dan hanya mencari kenikmatan diri sendiri. Seolah-olah ia merasa sangat berdosa karena pernikahannya diadakan dalam suasana demikian. Selain itu, sebelumnya Bung Tomo juga sempat mengecam pernikahan yang dilakukan di masa revolusi. 

Konon hal itu ia sampaikan saat melakukan pidatonya. Tapi justru karena perkataannya itulah menjadikan Bung Tomo seolah bersalah dan menjilat ludah sendiri. Ia terkesan melanggar ucapan sendiri dengan menikahi kekasihnya pada masa-masa revolusi. 

Pernikahan ini kala itu juga dipertanyakan oleh banyak pihak. Apalagi dengan pandangan banyak pemuda di masa itu. Perkawinan khususnya yang dilaksanakan di masa revolusi, merupakan adat feodal merupakan ciri egoistis manusia, untuk mengejar kebahagiaan pribadi. Revolusi menuntut pengorbanan dalam segala hal termasuk perkawinan sebagai kenikmatan pribadi.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 5 Gadis Tertabrak Kereta Api saat Selfie di Rel Sakalibel Brebes, 1 Tewas

57 tahun lalu

Gadis 15 Tahun di Sidoarjo Dicabuli Tetangga, Diberi Uang Tutup Mulut Rp550.000

57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Perang Buleleng 1846 Meletus Dipicu Hukum Tawan Karang, Belanda Kuasai Istana Singaraja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal