Kisah Penjajah Belanda, Jadikan Wilayah Malang Lumbung Cuan untuk Biayai Perang

Avirista Midaada
Agresi militer Belanda. (wikipedia).

Apalagi, semasa penjajahan, Malang menjadi salah satu tangsi militer Belanda. Terlebih di Malang juga terdapat lapangan udara di Pakis yang kini bernama Bandara Abdul Rachman Saleh. 

"Malang dianggap punya tangsi militer. Jadi dinggap cukup penting punya basis militernya Belanda. Kemudian beberapa pesawat yang landasan pesawat bisa keluar masuk ke luar negeri lewat Pakis, kemana-mana yang dikuasai lapangan udara," katanya.

Maka ketika usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia dilakukan arek-arek Malang berusaha membakar sejumlah bangunan yang dibangun Belanda. Bahkan disebutkan Reza, seluruh bangunan di Jalan Bromo habis dibakar. Hal ini agar Belanda tak bisa langsung menempati dan menguasai kembali bangunan-bangunan yang dibangunnya.

"Kalau (jalan) Bromo hampir semua memang dihancurkan. Di Jalan Bromo, balai kota habis (dibakar). Bank Indonesia habis (dibakar), semua bangunannya tidak ada yang asli, atapnya sudah dibangun baru," katanya. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Viral! Balap Liar Dibubarkan Warga di Malang, Motor Pelaku Dirusak dan Dibuang ke Sungai

57 tahun lalu

Memanas! Ratusan Warga Tolak Eksekusi Rumah Lahan di Padang Halaban Labura

57 tahun lalu

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Probolinggo di Batu dan Pasuruan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Malang-Situbondo, Lengkap dengan Rute Aman dan Cepat Dilewati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal