Kisah Panembahan Senopati, Larang Keturunannya Naik Kuda Merah usai Pertempuran Madiun 

Avirista Midaada
Kisah perempuran Kerajaan Mataram. (ilustrasi).

Sedangkan Serat Kandha memiliki deskripsi yang lebih lengkap mengenai pertempuran antara Senopati dengan Madiun-Ponorogo. Awalnya, Senopati terlebih dahulu menyerang pasukan Ponorogo sambil memaki-maki pasukan Madiun yang telah meninggalkan mereka begitu saja. 

Pada hari berikutnya terjadi pertempuran melawan Pangeran Surabaya dan pengikutnya. Mereka itu menyeberang sungai, tempat pasukan Senopati sudah menunggunya dalam posisi yang baik.

Pangeran Mangkubumi di sayap kiri, Pangeran Singasari dengan pasukan Demak di sayap kanan, sedangkan Adipati Mandaraka dengan para adipati dari Pati dan Pajang di tengah. Senopati memerintahkan pasukan tengah menunggu, sedangkan sayap kiri dan kanan bergerak maju. 

Dia sendiri dengan 100 orang pasukan berkuda menyerang musuh yang bergerak maju dari belakang. Lewat siasat itu, seluruh tentara Jawa Timur digempur habis. 

Setelah itu orang Mataram melakukan penjarahan dan bergerak maju menuju keraton. Konon para pertempuran itu pasukan Mataram menang mutlak karena pusaka keris dan tombaknya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947

57 tahun lalu

Dansatgas Merah Putih TNI Ungkap Tantangan Misi Kemanusiaan ke Gaza: Masuk Area Pertempuran

57 tahun lalu

Mobil Pikap Bawa Kuda Pacuan Tabrakan di Bangkalan

57 tahun lalu

TNI AL Peringati Pertempuran 5 Hari di Semarang, Perjuangan Rebut dan Pertahankan Objek Vital

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Komplotan Pencuri Kuda di Sumba Timur NTT, 4 Orang Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal