Kisah Operasi Intelijen Opsus Soeharto yang Bikin eks PKI Mati Kutu

Solichan Arif
Presiden Soeharto membentuk opsus setelah pertiwa G30S PKI. (ilustrasi)

Perkembangan komunis diamati melalui berbagai pagelaran seni, memantau isu media massa, termasuk melibatkan diri ke dalam berbagai diskusi publik.  

Begitu juga di dalam negeri. Opsus juga tidak berhenti melakukan penggalangan berbagai kekuatan sosial politik guna mengokohkan kekuasaan Presiden Soeharto.

Secara bersamaan, berbagai kekuatan sosial politik Nasakom (Nasionalis, Agama dan Komunis), yakni sisa warisan rezim Soekarno, tidak dibiarkan berkembang. Termasuk sisa-sisa kekuatan DI/TII dan PRRI/Permesta juga turut dijinakkan.

“Operasi-operasi ini juga untuk menjamin kelompok-kelompok yang melawan pemerintah tidak memegang kendali organisasi yang masih dapat menghimpun dukungan besar”.

Opsus yang dipimpin Ali Moertopo secara organisasi berbeda dengan Bakin (Badan Koordinasi Intelijen Negara). Anggota opsus terbagi dua, yakni anggota organik yang berasal dari perwira aktif dan anggota jejaring yang direkrut dari aktivis, mahasiswa, tokoh agama dan pengusaha.

Begitu juga operasi intelijen yang dilakukan Opsus, bukan di medan perang sebagaimana wilayah Bakin.

Gerak Opsus lebih pada pengumpulan beragam informasi, menyusun, memberi masukan Soeharto sekaligus menyelesaikan dan menjalankan perintah Soeharto.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Kapolda Sumbar Irjen Djati Wiyoto Abadhy, Jenderal Intelijen Seangkatan Kapolri

57 tahun lalu

Kronologi Temuan Senpi Rakitan di Sarang KKB Yahukimo, Berawal dari Informasi Intelijen

57 tahun lalu

Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto

57 tahun lalu

Sosok Mayjen Krido Pramono Pangdam Mulawarman, Pengalaman di Intelijen dan Satuan Tempur

57 tahun lalu

Nama-Nama 7 Tokoh Asal Jateng Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal