Kisah Kolonel CPM Moh Sawi, Santri Kiai As’ad yang Jadi Dan Pomdam Brawijaya

Antara
Kolonel (Cpm) Moh Sawi dinaikkan ke atas reog seusai dilantik menjadi Komandan Pomdam V/Brawijaya oleh Pangdam Mayjen TNI Suharyanto di Surabaya, Senin (29/3/2021). (Foto: Antara)

Nilai-nilai utama dari Kiai As'ad yang diyakini selalu menjadi sarana mendukung dan menyelamatkan Sawi dalam hidup dan tugas sebagai prajurit adalah "menjadi sebaik-baik umat".

Sawi masih ingat ketika para santri dikumpulkan di aula Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Kiai As'ad memberi wejangan dalam Bahasa Madura. Intinya, "Berpikirlah untuk (membantu) orang lain, maka orang itu dapat, kita juga dapat, bahkan berlipat-lipat. Kemudian hidup kita juga akan dimudahkan oleh Allah. Kalau kamu hanya mikirkan dirimu, kamu hanya dapat satu, orang lain tidak dapat".

Wejangan Kiai As'ad itu kemudian dimaknai oleh Sawi sebagai penjabaran dari, "Sebaik-baik umat adalah umat yang banyak bermanfaat bagi umat lainnya". Nilai-nilai itu yang kemudian selalu ia bawa untuk menjalankan tugas. Ketika nilai-nilai itu dipadukan dengan prinsip "titik nol", maka bagi Sawi tidak ada tugas yang berat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Kodam Brawijaya Bersama Banser Tumpas Gerombolan PKI di Blitar Selatan

57 tahun lalu

Pelatihan Babinsa untuk Bintara TNI asal Papua, Begini Pesan Danrem Bhaskara Jaya

57 tahun lalu

260 Bintara TNI asal Papua Dilatih Jadi Babinsa di Kodam Brawijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal