Di sini lagi-lagi kejadian di luar logika konon terjadi saat Pangeran Puger tak mempan ditembaki timah panas VOC Belanda. Hal ini tentu menambah kaget VOC Belanda, pasukan Pangeran Puger pun terus maju menyerang pasukan VOC.
Suatu momen Pangeran Puger akhirnya berhasil menusukkan tombak Kiai Pleret tepat ke dada Kapten Tack yang membuatnya tewas seketika. Sepeninggal Kapten Tack, Pangeran Puger yang bergabung dengan pasukan Untung Surapati membantai seluruh anggota pasukan VOC.
Alun-Alun Kartasura berubah menjadi kuburan massal bagi tentara VOC yang seluruhnya tewas akibat serangan pasukan gabungan. Kemenangan pun diraih oleh pasukan Untung Surapati, yang didukung oleh pasukan pimpinan Patih Anrangkusuma, Ebun Jaladria dan Pangeran Puger.
Keberhasilan ini juga menjadikan Untung Surapati tak jadi ditangkap oleh VOC, sehingga kemenangan ini juga akhirnya dirayakan dengan berpesta pora oleh pihak Kasunanan Kartasura.