Kisah Kemunduran Majapahit dan Bencana Kelaparan yang Bikin Ayah Hayam Wuruk Meninggal 

Avirista Midaada
Salah satu candi peninggakan Kerajaan Majapahit. (istimewa).

Menurut Kronik China tulisan Ma-huan (sekretaris Cheng-ho), Wikramawardhana dituntut untuk membayar denda pada kaisar sebesar 60.000 tahil. Namun sampai tahun 1408, Wikramawardhana baru dapat mengangsur 10.000 tahil. Lantaran kasihan, Dinasti Ming membebaskan utang itu.

Selain Perang Bubat, Perang Paregreg, dan kudeta yang mencitrakan gejolak politik di Majapahit, berbagai macam bencana tampaknya menjadi fenomena atas masa surutnya kerajaan saat dipimpin oleh Wikramawardhana tahun 1390-1428 Masehi. 

Konon, bencana kelaparan menjadi salah satu bencana yang sampai mengakibatkan suami Tribhuwana Tunggadewi, Bhre Tumapel atau Kertawardhana Bhre Tumapel meninggal dunia pada 1427. 

Serangkaian bencana alam mulai dari gempa bumi dan gunung meletus semasa pemerintahan Dyah Kertawijaya (1447-1451). Pada masa pemerintahan Dyah Kertawijaya, Majapahit pula diwarnai dengan peristiwa pembunuhan penduduk Tidung Gelating oleh Bhre Paguhan (putra Bhre Tumapel).

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kelaparan! Macan Tutul Turun Gunung Masuk Permukiman Warga di Cisarua Bogor

57 tahun lalu

Bantuan Logistik Tak Merata, Pengungsi Banjir di Halmahera Barat Kelaparan

57 tahun lalu

2 Pekan Terisolasi Pascabanjir, Warga Gayo Lues Terancam Kelaparan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Korban Banjir Bandang di Aceh Tenggara Kelaparan dan Kedinginan

57 tahun lalu

Sejarah Gua Anggas Wesi yang Ditempati Darmaji Puluhan Tahun, Diyakini Miliki Sisi Gaib

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal