Kisah Kehancuran Pajajaran setelah Perjanjian Kerja Sama dengan Portugis 

Avirista Midaada
Salah satu peninggalan Kerajaan Pajajaran. (Foto: serarahlengkap).

SURABAYA, iNews.id - Kejayaan Pajajaran berangsur runtuh pascakerjasama dengan Bangsa Portugis. Pajajaran bahkan kehilangan banyak kekayaan alam karena harus menyetorkan 1.000 karung lada tiap tahun untuk ditukarkan dengan berbagai kebutuhan. 

Kerja sama ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan Sunda untuk pembangunan benteng untuk memperkokoh pertahanan. Hal ini terjadi karena pascapemerintahan Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja, pertahanan dan keamanan Pajajaran begitu lemah.

Sebelum perjanjian diambil dengan Portugis, Pajajaran di bawah pimpinan Surawisesa selama 14 tahun telah melakukan pertempuran sebanyak 15 kali. Dikisahkan pada naskah Nagara Kretabhumi dan sumber Portugis mengisahkan bahwa Raja Surawisesa pernah mendapat mandat dari ayahnya untuk menghubungi Alfonso d'Albuquerque seorang laksamana Bunker di Malaka. Ia pun sebisa mungkin menjalankan amanah tersebut dengan pergi dua kali ke Malaka.

Dari beberapa interaksi dengan Portugis disepakati bahwa kedua belah pihak melakukan kerjasama di bidang perdagangan dan keamanan. Pada perjanjian itu disepakati bahwa Pajajaran memberi kesempatan bagi Portugis untuk mendirikan benteng di Banten dan Kalapa, yang menjadi wilayah kekuasaan Pajajaran.

Oleh sebab itu, setiap kapal yang dikemudikan Portugis mendarat di Malaka akan diberi muatan lada, yang kemudian ditukar dengan barang-barang keperluan pihak Sunda. Saat benteng pertahanan mulai dibangun, dengan sukarela pihak Sunda menyerahkan 1.000 karung lada setiap tahunnya untuk ditukarkan dengan muatan sebanyak dua costumodos, yang ukurannya kurang lebih mencapai 351 kwintal.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Prabu Surawisesa, Putra Prabu Siliwangi yang Gagal Pertahankan Kejayaan Pajajaran

57 tahun lalu

Misteri Prabu Siliwangi, Raja Legendaris Kerajaan Sunda

57 tahun lalu

Kisah Tragis Ratu Nilakendra, Raja Pajajaran yang Lari ke Hutan saat Istana Diserbu Banten

57 tahun lalu

Cerita di Balik Asal Usul Nama Pakuan Pajajaran, Ibu Kota Kerajaan Pajajaran

57 tahun lalu

Kisah Ratu Sakti, Raja Pajajaran Kontroversial Suka Bunuh dan Rampas Harta Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal