Kisah Kebijakan ReRa Bung Hatta, Bikin Ribuan Tentara Indonesia Menganggur

Solichan Arif
Moh Hatta (Foto: ist)

“Pertempuran mengepung barak-barak mereka terjadi di Solo. Setelah dua hari Tentara Pelajar berhasil melucuti mereka,” seperti dikutip dari Sejarah TNI Kodam VII Diponegoro.

Perlawanan terhadap program ReRa Hatta muncul dari kelompok FDR (Front Demokrasi Rakyat) yang pada 18 September 1948 kemudian bersama PKI melakukan pemberontakan di Madiun.

FDR dengan mudah memainkan perasaan tentara yang menjadi korban rasionalisasi. Isu habis manis sepah dibuang, disebarkan ke mana-mana. Rasionalisasi dirumorkan sebagai upaya memperlemah tentara dan rakyat.

Hatta mengakui rintangan terbesar dari program ReRa adalah beban psikologis bekas tentara. Banyak yang beranggapan kembali ke desa, menanam singkong, membuat saluran air dan tiang listrik, sama halnya dengan romusha.

Namun program ReRa di tubuh tentara harus tetap ditegakkan. Pembersihan terhadap grup-grup laskar yang merusak nama baik tentara terus dilakukan. Oknum-oknum perwira Laskar tentara yang menyalahgunakan jabatan, juga dibersihkan.

Setelah pemerintah berhasil mengatasi perlawanan laskar di Solo, kesatuan-kesatuan lain yang lebih kecil menyatakan patuh terhadap program ReRa.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Ini Deretan Senjata OPM yang Diamankan TNI usai Kontak Tembak di Nabire

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal