Kisah Barisan Berani Mati Bung Tomo, Didoktrin Bermental Baja dan Semangat Jihad

Avirista Midaada
Bung Tomo pernah membentuk Barisan Berani Mati yang didoktrin bermental baja dan semangat jihad. (Foto: ist)

 Para pendaftar pasukan ini datang dan mendaftarkan diri dengan sukarela tanpa ada paksaan sedikit pun. Bagi yang mendaftar akan dilatih secara intensif ala militer sehingga siap diterjunkan ke medan perang. 

Tempat latihan Barisan Berani Mati di Tembok Dukuh. Materi latihan berkaitan dengan cara-cara peperangan untuk menaklukkan para tentara musuh lazimnya para mujahid.

Cara-cara menggunakan bahan peledak untuk menghadapi kendaraan tempur musuh, cara menggunakan senjata, bela diri, dan lain sebagainya juga diajarkan dalam pelatihan itu. 

Mereka didoktrin dengan mental baja dan semangat jihad yang tidak mengenal rasa takut, meski nyawa menjadi taruhan utamanya. Doktrin yang diberikan adalah merdeka atau mati. 

Seandainya anggota Barisan Berani Mati gugur di medan perang, maka mereka didoktrin akan langsung mendapatkan pahala surga dan berkumpul dengan para bidadari yang suci, serta akan mendapatkan sejuta kenikmatan yang sama sekali belum pernah dirasakan di alam dunia. 

Sjukur Slamet merupakan salah satu orang anggota anggota yang menjadi perakit bom yang siap diledakkan oleh para anggota Barisan Berani Mati. Cara merakit bom tersebut dapat dikatakan sebagai penemuan baru pada saat itu. 

Berkat pembentukan Barisan Berani Mati dan kegigihan Bung Tomo menyiapkan pasukan inilah, nama Barisan Berani Mati menjadi sangat terkenal di seantero negeri. Bahkan nama Barisan Berani Mati sering disebut dalam beberapa sejarah revolusi karya orang Barat.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sosok Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran Surabaya 10 November 1945

57 tahun lalu

Kisah Bung Tomo Dapat 3 Tugas Khusus dari Jenderal Sudirman

57 tahun lalu

5 Julukan Kota Surabaya selain Kota Pahlawan, No 4 Gerbang Indonesia Timur

57 tahun lalu

Monumen Soetomo di Wanarata Pemalang, Jejak Sejarah Prajurit Marinir yang Diburu Belanda

57 tahun lalu

3 Tugas Khusus Jenderal Soedirman kepada Bung Tomo untuk Pertahankan Kemerdekaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal