Kisah Banser Riyanto Meninggal ketika Menjaga Gereja di Malam Natal

Abdul Malik Mubarok
Anggota Banser, Riyanto meninggal dunia akibat ledakan bom saat berjaga di Gereja Eben Haezer Mojokerto di malam Natal, 24 Desember 2000. (Foto: NU.or.id)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU), Riyanto meninggal dunia ketika bertugas menjaga gereja di malam Natal. Peristiwa memilukan itu terjadi tepat 21 tahun lalu di Mojokerto, Jawa Timur.

Kisah Riyanto itu kembali dibagikan oleh Jaringan Gusdurian melalui serial tweet di akun @GUSDURians, Sabtu (25/12/2021). 

Dikisahkan pada 24 Desember 2000 Riyanto bertugas menjaga Gereja Jemaat Pantekosta Indonesia di Mojokerto. Saat itu juga bertepatan dengan Ramadan hari ke-21.

Ketika waktu berbuka puasa tiba, Riyanto meminta izin berbuka bersama rekan-rekan anggota Banser lainnnya sekaligus mempersiapkan penjagaan di gereja.

"Riyanto juga izin untuk tidak pulang pada malam harinya. Ia ingin beriktikaf di masjid selepas menjaga gereja" tulis @GUSDURians.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM

57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal