Khofifah Tegur Pejabatnya karena Terlibat Politik di Pilkada Serentak

Ihya Ulumuddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegur pejabat Pemprov Jatim terkait netralitas di Pilkada Serentak 2020. Teguran diberikan karena yang bersangkutan terlibat politik praktis.

Namun, Khofifah enggan menyebut pejabat yang dimaksud. “Ada. Ada (yang sudah ditegur),” ujar Khofifah saat dikonfirmasi Kamis (22/10/2020) kemarin.

Khofifah mengatakan telah mengeluarkan peringatan kepada aparatur sipil negara (ASN) agar tetap menjaga netralitas selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Dia bahkan sudah menyiapkan surat teguran. “Surat sudah (disiapkan). Teguran sudah. Wes mari rek (sudah selesai),” kata Ketua Umum PP Muslimat ini.

Anggota Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim Aang Kunaifi mengaku tengah mendalami dugaan terlibatnya ASN di Pilkada 2020. Dia menyebut ada salah satu pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jatim yang diketahui melakukan aktivitas yang dapat dikategorikan kampanye.

“Bawaslu sudah melakukan investigasi sekaligus bersurat ke Gubernur Khofifah untuk mengonfirmasi apakah yang bersangkutan sedang melaksanakan tugas atau cuti,” katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dapat Nomor Urut 1, Muhidin Optimistis Kembali Menang di Pilkada Kalsel

57 tahun lalu

Daftar Pilkada Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto-Tarmizi Miliki 5 Program Unggulan

57 tahun lalu

Pilgub Bengkulu 2024, Perindo Dukung Rohidin Mersyah dan Meriani

57 tahun lalu

Jadi Anggota Parpol, 3 ASN Dinas Pendidikan Jawa Barat Dipecat Tidak Hormat

57 tahun lalu

Pj Gubernur Sultra Datangi Bawaslu dan KPU, Cek Kesiapan Pemilu 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal