Khofifah: Perlu 3 Sudetan di Aliran Bengawan Solo Atasi Banjir

Ihya Ulumuddin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menemui warga korban banjir di Madiun. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

Khofifah mengatakan, banjir yang terjadi di 15 kabupaten di Jawa Timur saat ini adalah imbas dari luapan Sungai Bengawan Solo. Meski tidak secara langsung. Namun, debit ketinggian Bengawan Solo berimbas pada sejumlah sungai yang terhubung dengan sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.

Banjir Madiun misalnya, terjadi akibat luapan sungai Jeroran yang terhubung dengan Kali Bengawan Madiun dan bermuara ke Bengawan Solo. Namun, karena debit aliran Bengawan Solo tinggi, aliran dari Kali Bengawan Madiun kembali ke sungai Jeroan.

Kondisi ini diperparah dengan aliran air dari lereng gunung Wilis yang cukup deras. Menumpuk di sungai Jeroan. “Jadi ada titik bengawan solo yang mengalir ke kali Bengawan Madiun. Masuk ke Kali Jeroan,” katanya.

Tidak hanya itu, Khofifah menyebut bahwa sejatinya banjir ini bisa dilakukan preventif. Sebab nyatanya jalannya air dari Sungai Bengawan Madiun turun ke Sungai Jeroan, itu bisa dihitung.

"Ternyata bisa dihitung enam jam air akan sampai ke Madiun,  maka  itu saya ingin ada early warning ke masyarakat.  Yang bisa terkonfirmasi ke handphone masing-masing warga,  bahwa ketinggian air segini,  akan sampai Madiun berapa jam lagi,  maka itu akan menciptakan kewaspadaan," tandasnya. 

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah juga sedang berupaya komunikasi dengan provider telepon seluler agar bisa mengakomodasi kebutuhan early warning atau peringatan dini pada masyarakat.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
5 hari lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

29 hari lalu

Jatuh ke Sungai Bengawan Solo saat Setrum Ikan, Warga Bojonegoro Ditemukan Tewas

31 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

1 bulan lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal