Khofifah Minta Tak Ada PHK Karyawan, Ini Jawaban Bos Maspion Alim Markus

Lukman Hakim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Bos Maspion Group Alim Markus. (Foto: Ist)

SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta Bos Maspion GroupAlim Markus tak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Hal ini menyusul adanya tren PHK di sejumlah provinsi di Indonesia.

Khofifah menegaskan tidak ingin kondisi tersebut terjadi di Jatim. Karena itu dia selalu meminta kepada pengusaha agar sebisa mungkin untuk tidak PHK karyawannya.

“Itu selalu saya pesankan semua perusahaan-perusahaan besar. Saya menitipkan agar jangan ada PHK. Kalau terpaksa, jam kerjanya saja dikurangi. Tapi jangan sampai ada PHK. Permintaan itu juga saya sampaikan ke Pak Alim Markus (Bos Maspion Group,” ujar Gubernur Jatim Khofifah, Rabu (2/4/2025).

Dia mengungkapkan, pengusaha harus memprioritaskan kesejahteraan pekerja dan mencari solusi alternatif selain PHK. Hal ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah pusat yang menegaskan agar tidak ada PHK massal bagi tenaga honorer pada tahun 2025.

“Pemprov Jatim sangat memperhatikan kesejahteraan pekerja dan tidak ingin ada PHK," kata Khofifah.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral 25 Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah Tutup, Ini Respons Mendag

57 tahun lalu

Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah

57 tahun lalu

Pemprov Pastikan PPPK di Kalteng Aman dari PHK, Tak Ada Pengurangan Pegawai

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Tetapkan WFH ASN Setiap Rabu, Hemat BBM 108.000 Liter per Bulan

57 tahun lalu

Khofifah Dorong Edukasi Kebencanaan Masuk Kurikulum, Siapkan Generasi Tanggap Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal