SURABAYA, iNews.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta guru dan tenaga kependidikan turut mendorong minat baca siswa berbasis digital. Pesan ini disampaikan agar para siswa tidak gagap di era industri 4.0.
Khofifah mengatakan, saat ini Jawa Timur menempati peringkat ke-26 dari 34 provinsi se-Indonesia dengan nilai indeks aktivitas literasi membaca 33,19. Angka tersebut masuk dalam kategori rendah. Karena itu, semangat literasi harus terus digencarkan sejak dini.
“Data tersebut seharusnya menjadi pendorong bagi kita bersama untuk meningkatkan literasi anak-anak di Jatim. Jangan anggap sepele, karena sangat berpengaruh terhadap daya saing Jatim kedepan,” kata Khofifah pada acara Webinar Pendidikan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (6/5/2020) lalu.
Menurut Khofifah, dengan membaca, anak dapat memperoleh pengetahuan yang bagus. Pengetahun yang luasa bisa membantu anak mencari solusi atas masalah yang dihadapi.
Khofifah mengatakan, di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini, tidak sulit menemukan buku bacaan. Banyak platform yang menyediakan buku bacaan digital secara gratis tanpa harus membeli, sehingga memudahkan siswa dalam melakukan kegiatan belajar.