Aktivis NU Se-Jatim Dukung Khofifah
Dukungan terhadap Khofifah terus mengalir. Kali ini dari sejumlah aktivis NU nonstruktural. Mereka terdiri atas mantan pengurus PMII, GP Ansor maupun Fatayat Jatim serta kiai dari Madura, Tapal Kuda dan Pantura.
Dimotori mantan Ketua GP Ansor dan DPW PKB Jatim, Choirul Anam, mereka menyerukan agar warga NU bersama-sama memenangkan Khofifah pada Pilgub Jatim 2018 mendatang. Tak hanya itu, para aktivis NU ini juga menggagas satu wadah, komunitas NU kultural yang diberi nama: Penganut Khittah Nahdliyah alias Penganut NU Khittah.
“Ini (gagasan membentuk Penganut NU Khittah) adalah bentuk keprihatinan melihat situasi sekarang, bahwa NU banyak terinfiltrasi persoalan-persoalan politik,”terang Ahmad Subhan, salah seorang penggagas.
Subhan menjelaskan, membentuk organ Penganut Khittah Nahdliyah cukup penting mengingat tahun depan ada hajatan politik, Pilgub Jatim 2018 dan sejumlah kader NU akan ‘bertarung’ di dalamnya. Yakni Khofifah Indar Parawansa, Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas.
Salah satu cara untuk menyelamatkan NU, lanjut Subhan, yakni mengajak kader NU agar mendukung Khofifah karena dalam berpolitik tidak pernah keluar dari “Sembilan Pedoman Politik Warga NU” yang dicetuskan dalam Muktamar ke-18 NU di Krapayak, Yogyakarta, 1989.