Khawatir Dampak Perang Rusia-Ukraina, Kadin Jatim Minta Pemerintah Jaga Inflasi 

Lukman Hakim
Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Perang Rusia-Ukraina dikhawatirkan mempengaruhi perekonomian tanah air. Sebab, bukan tidak mungkin harga minyak dunia akan naik, termasuk juga nilai tukar dolar Amerika Serikat. 

Saat ini Rusia merupakan salah satu negara penghasil minyak terbesar dunia. Terkendalanya pasokan minyak dari Rusia selama perang, besar kemungkinan menyebabkan harga minyak dunia naik. 

Karena itu Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) Adik Dwi Putranto mengimbau semua stakeholder tetap waspada dengan menjaga laju inflasi. Tujuannya agar kinerja ekonomi Indonesia, khususnya Jatim tidak kembali terkoreksi.

"Sehingga ada dua alternatif yang harus dipilih oleh pemerintah. Pertama menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri atau dengan meningkatkan subsidi," kata Adik, Senin (28/2/2022).

Menurutnya, dampak langsung akibat perang Ukraina-Rusia hampir tidak ada. Sebab, nilai ekspor dan impor Jatim ke dua negara tersebut sangat kecil. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSBM XXVI Jadi Ruang Konsolidasi, Waketum Perindo Dorong Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

57 tahun lalu

Pesan Angela Tanoesoedibjo ke Kader Perindo Sulsel: Turun ke Masyarakat Bangun Ekonomi Bernilai Tambah

57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

57 tahun lalu

Tokoh Banten Marah Besar dengan Ulah Kadin Cilegon Minta Jatah Proyek Rp5 Triliun

57 tahun lalu

Luhut Bertemu Jokowi 1 Jam di Solo, Bahas Ekonomi hingga Pemerintahan Prabowo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal