Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf: Warga NU Tak Haram Coblos PAN 

Ihya Ulumuddin
Ketum PBNU KH Yahya Cholis Staquf. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Warga Nahdliyyin diperbolehkan memilih Partai Amanat Nasional (PAN) pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Pilihan tersebut juga tidak terlarang, sekalipun PAN didirikan dari basis Muhammadiyah. 

Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat menghadiri simposium satu abad NU di Surabaya, Sabtu (18/2/2023) malam. "Saya sebagai Ketua Umum PBNU harus katakan warga NU tidak haram mencoblos PAN," katanya. 

Meski begitu, Gus Yahya mengatakan, bukan berarti dirinya mengampanyekan PAN. Pasalnya, dirinya bukan merupakan kader atau simpatisan PAN. 

"Kita semua tahu PAN ini didirikan dengan berbasis Muhammadiyah," katanya. 

Pernyataan ketum PBNU tersebut disambut antusias PAN. Karena itu, partai berlambang matahari tersebut memberikan kesempatan bagi kalangan pondok pesantren Nahdlatul Ulama (NU) untuk bergabung dalam pileg 2024 mendatang.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Napak Tilas Restu Pendirian NU, Gus Yahya Lepas Longmars dari Bangkalan ke Jombang

57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Hadiri Silaturahim Kiai Sepuh di Lirboyo, Gus Yahya Tegaskan Komitmen Islah PBNU

57 tahun lalu

Rais Aam Pimpin Pleno PBNU Bahas Pj Ketum, Gus Yahya: NU Itu Milik Allah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal