Ketua DPRD Surabaya Minta Kebijakan Stiker Keluarga Miskin Ditinjau Ulang, Ini Pemicunya

Antara
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono meminta penerapan kebijakan penempelan stiker bertulisan Keluarga Miskin di rumah-rumah penduduk ditinjau ulang. (Foto: Antara)

Adi mengemukakan pemerintah kota semestinya mengoptimalkan pemanfaatan anggaran dana untuk penyediaan bantuan makanan yang plafonnya Rp113 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Anna Fajriatin sebelumnya menyampaikan warga yang tergolong miskin umumnya tidak keberatan dengan kebijakan pemerintah kota menempelkan stiker penanda di rumah mereka. Namun dia tak menampik ada juga warga yang menolak rumahnya ditempeli stiker.

Dia mengatakan aparat pemerintah kelurahan dan kecamatan akan mendata warga miskin yang menolak rumahnya ditempeli stiker serta melaporkannya ke pemerintah kota.

Menurut dia, warga yang menolak rumahnya ditempeli stiker penanda keluarga miskin selanjutnya dapat diusulkan untuk dikeluarkan dari daftar warga dengan kategori miskin yang membutuhkan bantuan sosial dari pemerintah. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pilu Keluarga Kurang Mampu di Pasuruan, 2 Tahun Tinggal di Toilet Umum

57 tahun lalu

Sakit Hati Dibully Pengangguran dan Miskin, Pria di Deli Serdang Tikam Teman hingga 4 Kali

57 tahun lalu

Viral Mahasiswi Undip Dirujak Netizen, Punya Mobil-Usaha tapi Masih Terima KIP Kuliah

57 tahun lalu

Pilu Bocah Ditebas ODGJ hingga Kaki Putus di Buton Hidup Miskin, Ibu Juga Gangguan Jiwa

57 tahun lalu

Pilu, 2 Keluarga Miskin di Pandeglang Diusir Pemilik Tanah gegara Tak Pilih Caleg Tertentu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal