Hal sama diungkapkan Siswandi. Pemilik warung di kompleks Mako Brimob itu mengaku panik karena ada ledakan keras. Suara ledakan tersebut bahkan membuat kaca etalase warungnya pecah.
“Saya langsung keluar warung. Ada asap pekat dari sana (Mako Brimob). Kaca warung saya ada yang pecah,” ucapnya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyebut, ledakan tersebut kategori low exsplosive. "Masuk kategori low explosive," ungkapnya.
Dia mengatakan, sumber ledakan yang terjadi pukul 10.19 WIB dari sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan atau disposal.
"Dugaan sementara sumber ledakan dari sisa bahan peledak yang belum dimusnahkan. Akan didisposal," ucap Imam Sugianto.