Kerapan Sapi Piala Presiden di Bangkalan Ricuh, 3 Orang Luka akibat Sabetan Celurit 

Taufik Syahrawi
Kericuhan saat turnamen kerapan sapi piala presiden di Bangkalan, Minggu (8/10/2023). (Taufik Syahrawi).

BANGKALAN, iNews.id - Turnamen Karapan Sapi Piala Presiden di Stadion Kerapan Sapi Muhammaf Noer Bangkalan, Madura, diwarnai perkelahian, Minggu (8/10/2023). Puluhan orang terlihat adu jotos, bahkan di antara mereka ada yang membawa celurit

Akibat perkelahian ini tiga orang mengalami luka-luka, termasuk akibat sabetan celurit. Mereka selanjutnya dilakukan perawatan. 

Dari keterangan sejumlah saksi di lapangan, kericuhan ini diduga karena masalah garis start, saat tiga pasang sapi kerapan diadu dalam babak perebutan juara satu, dua dan juara tiga untuk kategori bagian bawah. 

Kericuhan pun pecah saat ketiga pasang sapi tersebut menyentuh garis finish. Para pendukung masing-masing pasangan sapi kerapan pun langsung terlibat adu pukul di lapangan. Gesekan ini pun meluas dan mempengaruhi para penonton lainnya. 

Para petugas TNI dan Polri yang ada di lokasi sempat kewalahan melerai dan meredam kericuhan. Apalagi diantara mereka ada yang membawa senjata tajam masuk ke dalam stadion. 

Beruntung, setelah beberapa menit ketegangan mereda dan kelompok yang bertikai bisa ditenangkan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam

57 tahun lalu

Konvoi Bawa Celurit dan Pedang, 4 Anggota Geng Motor Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur Aceh Ricuh, Sejumlah Korban Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal