Kemarau Panjang, Sumber Air di Sungai Brantas Batu Masih Aman

Avirista Midaada
Arboretum Sumber Brantas Kota Batu. (Avirista Midaada).

Sementara itu, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso Linda Fitrotul Muzayanah menyatakan, sat ini Malang raya sebagaimana wilayah Indonesia lainnya masih berada di musim kemaraunya. Kondisi ini memang diakui tidak normal karena sebagian besar biasanya wilayah Malang sudah memasuki musim hujan di bulan Oktober.

"Tapi sekarang ini biasanya di awal November," ucap Linda Fitrotul Muzayanah dikonfirmasi terpisah.

Linda sapaan akrabnya menjelaskan, ada dua fenomena yang mempengaruhi musim kemarau bertambah panjang. Pertama karena adanya faktor fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) dan El Nino yang membuat masa udara lebih kering.

"Jadi El Nino itu pengaruhnya di Indonesia membuat curah hujan berkurang, sama sekali enggak ada hujan," katanya.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Pengemudi Salah Injak Pedal Gas, Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan

57 tahun lalu

Dapur Ambrol Diterjang Banjir Bandang, Warga Jember Hanyut Ditemukan Tewas di Sungai Bedadung

57 tahun lalu

Berburu Butiran Emas, Ratusan Warga Serbu Sungai di Praya Barat Daya Lombok Tengah

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di 2 Desa di Jepara, Ribuan Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal