Keluarga Tahanan Polda Jatim Gunakan Video Call Sebagai Pengganti Jam Besuk

Hari Tambayong
Aplikasi Simatahati yang digunakan Polda Jatim untuk pengunjung yang membesuk tahanan. (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.id – Masyarakat yang ingin membesuk tahanan di Polda Jawa Timur (Jatim) kini menggunakan fasilitas video call. Langkah ini diambil untuk menekan penyebaran virus korona dalam tahanan.

Layanan video call yang disediakan ini menggunakan aplikasi khusus bernama Simatahati yang dibuat oleh Direktorat Tahti Polda Jatim. Simatahati memiliki kepanjangan Sistem Manajemen Tahanan dan Barang Bukti

Aplikasi hanya bisa diakses oleh petugas jaga sel tahanan dengan keluarga napi. Dalam pengoperasianya, setiap keluarga dari penghuni tahanan wajib mengambil nomor barcode aplikasi Simatahati ke Polda Jatim di setiap jam besuk.

Selanjutnya, petugas dari Diretorat Tahti yang akan menghubungi keluarga untuk berkomunikasi secara video call dengan penghuni sel tahanan. Setiap komunikasi video call memiliki durasi 10 menit.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Simatahati merupakan sistem jam kunjungan yang diganti aplikasi vicall antara tahanan dan keluarga.

“Ini bentuk pemenuhan hak tahanan terkait jam besuk, ditengah masalah kasus virus korona,” katanya, Jumat (20/3/2020).

Dia menambahkan sistem jam besuk menggunakan video call ini hanya berlaku sementara, hingga situasi penyebaran virus korona sudah mereda dan dinyatakan aman. Setelah itu, akan kembali seperti semula.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Rombongan Pengantin di Tol Jombang-Mojokerto, 10 Penumpang Luka

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Sindikat Penjualan OTP Ilegal Terungkap, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Provider

57 tahun lalu

Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan

57 tahun lalu

Sindikat Penipuan Jual Beli Mobil Online Modus Segitiga Ditangkap, Raup Rp7 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal