Keluarga Jemput Paksa Jenazah PDP Covid-19 di RS Walisongo Gresik

Ashadi Iksan
Sindonews
Keluarga mengambil paksa jenazah PDP Covid-19 di RS Wali Songo Gresik. (Foto: SINDOnews)

Namun, setelah tiga jam menjalani perawatan, Rusmiani mengembuskan napas terakhirnya.

Kedatangan keluarga almarhumah tidak bisa dibendung oleh pihak rumah sakit. Karena banyaknya orang yang datang untuk jemput paksa jenazah itu.

"Kami sudah berusaha menghalangi supaya jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19, tapi keluarga almarhum terus memaksa," ujar Kepala Puskesmas Balongpanggang, dr Eko Hariyanto.

Pihak rumah sakit tidak berani mengambil tindakan untuk menerapkan protokol kesehatan. Sebab, tidak mendapat izin dari keluarga.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali menyebutkan, almarhum datang ke rumah sakit dengan kondisi yang lemah.

"Harusnya dimakamkan dengan protokol Covid-19, karena status almarhum PDP," ujar Ghozali usai konferensi pers di Kantor Bupati Gresik.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

57 tahun lalu

Rusia Klaim Vaksin Hidung Buatannya Ampuh Lawan Virus Corona

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal