Dia mengatakan, cuaca hujan membuat kondisi jalan licin dan jarak pandang pengendara menjadi terbatas. Selain itu, jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak bisa dihindari.
“Karena situasi saat itu sedang turun hujan dan jarak antar kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan,” katanya.
Benturan keras menyebabkan korban Fauzan mengalami luka berat. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan Rizqiy hanya mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut. Polisi memastikan kedua kendaraan mengalami kerusakan usai tabrakan.
Petugas Polsek Mlarak langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, terlebih saat kondisi cuaca hujan akibatkan jalanan licin dan jarak pandang berkurang, dimohon untuk turunkan kecepatan saat berkendara. Saat hendak menyeberang pastikan situasi arus lalu lintas benar-benar aman,” pungkasnya.
Saat ini, kasus kecelakaan maut di Ponorogo tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.