Khoirul berharap pascakejadian itu orang tua dan guru lebih aktif memberikan pengawasan terhadap anaknnya ketika berada di sekolah. Hal itu dilakukan supaya sikap dan kepribadian anak bisa terus di kontrol.
Sebelumnya diberitakan, guru kesenian SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia selang beberapa jam setelah dipukul muridnya sendiri. Pemukulan dilakukan di dua tempat, yakni di sekolah dan di jalan selepas sekolah. Aksi bejat pelajar terhadap gurunya itu dipicu hanya karena ditegur lantaran tidak mengerjakan tugas menggambar.
Ahmad Budi Cahyono, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD Dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MHI, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018. Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah muntah-muntah dan pingsan.