Kecam Penganiayaan Guru Budi, Mahasiswa Tuban Gelar Aksi Solidaritas

Pipiet Wibawanto
Mahasiswa STITMA Tuban menggelar aksi solidaritas guru Budi yang meninggal akibat dianiaya muridnya. (Foto: iNews.id)

Khoirul berharap pascakejadian itu orang tua dan guru lebih aktif memberikan pengawasan terhadap anaknnya ketika berada di sekolah. Hal itu dilakukan supaya sikap dan kepribadian anak bisa terus di kontrol.

Sebelumnya diberitakan, guru kesenian SMAN 1 Torjun, Sampang, Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia selang beberapa jam setelah dipukul muridnya sendiri. Pemukulan dilakukan di dua tempat, yakni di sekolah dan di jalan selepas sekolah. Aksi bejat pelajar terhadap gurunya itu dipicu hanya karena ditegur lantaran tidak mengerjakan tugas menggambar.

Ahmad Budi Cahyono, mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 21.40 WIB di RSUD Dr Soetomo karena mengalami mati batang otak. Budi dirujuk ke RSUD dr Soetomo setelah dianiaya muridnya, MHI, siswa kelas XI SMAN 1 Torjun, pada Kamis 1 Februari 2018. Budi sempat dirawat di RS Sampang setelah muntah-muntah dan pingsan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Minta Polisi Segera Tangkap Penyekap dan Penganiaya Perempuan di Bandung

57 tahun lalu

Kondisi Perempuan Dianiaya Pacar 3 Tahun di Bandung, Penuh Luka Tak Terbayangkan

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Bandung Hilang 3 Tahun, Disekap dan Dianiaya Kekasih hingga Luka Berat

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal