Api kemudian dengan cepat merambat dari bagian depan hingga ke belakang gudang. Sejumlah karyawan yang berada di lokasi sempat berusaha menyelamatkan ban-ban yang belum terbakar.
Namun kobaran api terus membesar hingga sebagian besar ban bekas habis dilalap si jago merah. Tak hanya ban, sejumlah alat berat seperti forklift dan mesin pengolahan ban juga ikut terbakar.
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, hingga bantuan dari perusahaan sepatu diterjunkan ke lokasi. Meski demikian, petugas sempat kewalahan karena api terus membesar dan merambat ke bangunan belakang.
Petugas Damkar Kota Mojokerto, Suyitno, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.00 WIB.
"Kami menerima laporan jam 1 siang langsung datang ke lokasi," katanya.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Namun hingga Rabu petang, api masih membakar hampir seluruh bagian gudang pabrik.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Mojokerto Kota. Petugas juga masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran tersebut. Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik pengolahan ban bekas itu.