Kasus Penyerangan OTK Bercelurit di Banyuwangi, Korban: Pelaku Tak Ambil Barang Berharga 

Avirista Midaada
Rumah korban penyerangan 4 OTK bercelurit di Banyuwangi. (Foto: MPI/Avirista Midaada).

"Ngomong sedikit mulut saya ditutup. Diancam kalau masih mau hidup jangan banyak ngomong," ujarnya.

Selama ini, keluarganya mengaku hidup damai dan rukun. Artinya tidak pernah memiliki masalah dengan orang. "Nggak tau kenapa, karena selama ini bapak juga ga pernah ada masalah," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, rumah milik Nurhayik warga Lingkungan Kluncing, Kelurahan Giri, Banyuwangi disatroni komplotan pria tak dikenal dengan menggunakan celurit, Selasa (27/9/2022) dini hari.

Pelaku total berjumlah 4 orang. Pelaku masuk ke rumah lewat pintu samping. Para pelaku menghajar Nurhayik, akibat insiden itu dia mengalami luka serius di bagian mata dan kepala. Insiden telah dilaporkan ke pihak berwajib dan masih dalam tahap penyelidikan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Konvoi Bawa Celurit dan Pedang, 4 Anggota Geng Motor Banyuwangi Ditangkap

57 tahun lalu

Sadis! Wanita Muda Tewas Dibacok di Bangkalan, Celurit Ditemukan di TKP

57 tahun lalu

Olah TKP, Polisi Buru OTK Tikam Pria hingga Tewas di Lubuklinggau

57 tahun lalu

Ditikam OTK, Pria di Lubuklinggau Tewas Bersimbah Darah di Pelukan Istri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal