JOMBANG, iNews.id - DPRD Jombang turun tangan menangani persoalan utang Nenek Ngatini, penjual labu keliling asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dia terkejut lantaran pinjaman uang yang awalnya diklaim hanya sebesar Rp500.000 kini membengkak menjadi Rp70 juta di bank daerah.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang Ama Siswanto mendatangi rumah Ngatini untuk mendengar langsung keluhan lansia perempuan berusia 69 tahun tersebut.
Ama Siswanto mengatakan, DPRD Jombang akan segera memanggil pihak Bank Jombang untuk meminta penjelasan lengkap terkait skema utang Ngatini. Pemanggilan itu dilakukan agar persoalan utang piutang yang menyeret nenek penjual labu tersebut bisa diketahui secara jelas dan rinci.
Menurutnya, DPRD Jombang akan berkoordinasi dengan Bank Jombang. Dia ingin mengetahui secara detail persoalan kredit Ngatini, termasuk proses penagihan dan rencana penyitaan aset jaminan.
"Kami akan segera berkoordinasi dengan Bank Jombong. Insya Allah dalam waktu dekat Bank Jombang akan kami panggil untuk mengetahui skema utang Bu Ngatini secara jelas dan rinci," ujarnya, Senin (6/7/2026).