Kasus Hoaks Penembakan Pengasuh Pesantren di Malang, Polisi Tetapkan Gus Idris Tersangka 

Avirista Midaada
Gus Idris (depan) sesaat setelah dimintai keterangan terkait video hoaks penembakan beberapa waktu lalu. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).

MALANG, iNews.id - Kasus video hoakspenembakan Idris Mabawi (Gus Idris) di Malang memasuki babak baru. Satreskrim Polres Malang akhirnya menetapkan Idris sebagai tersangka. 

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti, termasuk Idris sejak tiga bulan lalu. 

"Ya benar, Idris telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemberitaan bohong. Dalam waktu dekat yang bersangkutan akan kami periksa," kata Kasatreskrim Polres Malang AKP Donnny Kristian Baralangi, Selasa (6/7/2021). 

Pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah, Desa Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang ini dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 KUHP, serta Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1946 juncto Pasal 55 KUHP.

Diketahui, kasus hoaks penembakan Idris Marbawi muncul setelah video adegan Idris tertembak viral di media sosial. Adegan Gus Idris tertembak ini terekam di video live YouTube di kanal pribadinya Gus Idris Official. Dari lokasi yang disebutkan di video yang dibuat pada 28 Februari 2021 berada di daerah Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Di video berdurasi 4 menit 14 detik, Gus Idris disebut telah ditembak oleh orang tak dikenal. Saat itu, Idris juga terkapar dan mengeluarkan darah di dafa. 

Selang sehari kemudian Idris mengklarifikasi bahwa apa yang dialaminya merupakan serangan sihir mahluk gaib yang seolah ditembakkan ke dirinya. Namun, hasil penyelidikan polisi terungkap bahwa cerita dan adegan tersebut bohong. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver

57 tahun lalu

Remaja di OKI Sumsel Tewas Ditembak Teman saat Live TikTok dalam Kamar

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Takut Diburu Polisi, Pelaku Penembakan ASN di Metro Lampung Serahkan Diri ke Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal