Kasus Covid-19 di Jatim Hampir Samai DKI, Ini 3 Pesan Doni Monardo

Sindonews
Lukman Hakim
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat rapat terpaud penanganan virus corona. (Foto: SINDOnews)

Belakangan banyak kasus pengambil alihan jenazah oleh pihak keluarga. Setiap ada pasien yang sudah beresiko tinggi, kata dia, harus ada pendekatan dengan pihak keluarga.

“Sehingga mereka tidak gegabah untuk mengambil alih jenazah. Dampaknya akan timbul kasus baru. Kalau diantara keluarga itu ada yang komorbid, tentu akan sangat berbahaya. Itu dampaknya bisa timbulkan kematian,” katanya.

Maka, lanjut dia, harus ada pelibatan dengan tokoh masyarakat maupun tokoh agama dan berbagai kalangan di Jatim. Sehingga, kasus pengambil alihan jenazah tidak terulang lagi.

“Sangat disayangkan, di mana pemerintah harus melindungi warga negaranya, akhirnya terdampak Covid-19 akibat karena ketidaktahuan,” katanya.

Kedua, langkah Pemprov Jatim menggelar tes massal Covid-19 bersama dengan kabupaten dan kota patut diapresiasi. Sebab, dari tes tersebut, mampu mendapatkan sebanyak 2.000 spesimen per hari.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Putra Terbaik Cimahi Berpangkat Jenderal yang Pimpin Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar

57 tahun lalu

Wujudkan Zona Hijau, Babel Terus Sosialisasikan Prokes Covid-19

57 tahun lalu

Jelang Nataru, Dinkes Kaltim Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

57 tahun lalu

Waspadai Ancaman Teror Bom Jelang Nataru, Polda Babel Siagakan 1.930 Personel

57 tahun lalu

Warga Serbu Layanan Vaksinasi yang Digelar Polres Sukoharjo, Ada Hadiah Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal