Dengan berjalan kaki, keduanya melanjutkan perjalanan menuju Tebing Semar. Sekitar 15 menit untuk sampai di tempat tujuan. Di lokasi yang dikalangan pemancing dikenal sebagai sarang ikan, kail dilempar. Di atas tebing itu, korban dan saksi duduk bersebelahan.
Saksi sempat meminum air mineral. "Korban sempat dapat satu ekor ikan," kata Subondo.
Mungkin bermaksud mencari tempat mancing yang lebih nyaman. Korban tiba-tiba pindah lokasi mancing yang berjarak sekitar empat meter dari saksi.
Insiden terjadi saat korban kembali melempar mata kail ke air. Entah apa yang terjadi. Kail beserta bandul milik korban tersangkut batu karang. Berulangkali ditarik-tarik, tidak kunjung lepas. Menurut Subondo, saksi sempat memperingatkan korban untuk memutus senar.
Daripada susah-susah, senar pancing lebih baik diputus dengan menyundut api rokok. Namun korban tetap berusaha menarik tali senarnya. "Korban tetap berusaha melepas kailnya yang tersangkut," kata Subondo.