Akibat ketidakjelasan itu, tidak sedikit calon penumpang yang terpaksa mengembalikan tiket atau menjadwal ulang keberangkatannya karena gangguan kabut asap.
Beberapa petugas bandara juga tampak sibuk menjelaskan soal penundaan jadwal keberangkatan pesawat ke para calon penumpang. “Kalau mau mengembalikan tiket atau me-reschedule kami bisa bantu mengurusnya, pak,” kata petugas bandara.
Selain gagal terbang, banyak pesawat yang sudah terbang harus kembali lagi ke Bandara Juanda akibat sulit mendarat di bandara tujuan lantaran terhalang kabut asap.
“Tadi sudah berangkat dan mau mendarat di Sampit, tapi akhirnya balik lagi ke sini (Bandara Juanda),” kata Teddy, penumpang pesawat tujuan Sampit.
Dari data PT Angkasa Pura I Surabaya menyebutkan, hingga Senin sore, ada 43 penerbangan tujuan sejumlah kota di kalimantan yang dilayani empat maskapai mengalami gangguan penerbangan akibat kabut asap.