Menurut Sadono, selain menyebabkan kerusakan rumah penduduk, gempa bumi juga menyebabkan sebanyak 17 fasilitas umum mengalami kerusakan. Beberapa fasilitas umum yang rusak tersebut diantaranya adalah puskesmas, tempat ibadah, termasuk Balai Dusun Sukodadi di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, rusak akibat gempa pada Jumat malam kemarin.
"Untuk fasilitas umum, sampai saat ini tercatat ada tiga tempat ibadah, dan 13 layanan kesehatan, serta satu balai dusun," kata Sadono.
Kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut, dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Dampit, Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Kalipare, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dan Kecamatan Tirtoyudo.
Sadono menambahkan, akibat gempa bumi yang dirasakan di beberapa daerah di Jawa Timur tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban luka akibat gempa yang terjadi pada pukul 19.09 WIB tersebut, atas nama Febri yang tinggal di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo. "Satu orang mengalami luka," katanya.
Namun mengenai detil luka-luka yang dialami Febri tersebut, masih menunggu informasi tim di lapangan.
Sadono menambahkam, untuk penanganan dampak gempa bumi, saat ini mayoritas seluruh tim BPBD Kabupaten Malang masih berada di lokasi terdampak gempa, sejak bencana yang terjadi pada 10 April 2021. Menurut Sadono, dampak gempa Blitar, tidak sebesar gempa sebelumnya yang melanda Kabupaten Malang. Hingga saat ini, lanjut Sadono, proses pendataan dampak.