Jokowi mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi dua krisis besar, yakni kesehatan atau pandemi Covid-19 dan ekonomi. “Dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas harus seimbang. Tidak bisa kita urusan ekonomi kita buka seluas-luasnya, sementara Covid-19 tidak terkendali. Atau konsentrasi di kesehatan, tetapi ekonomi terganggu,” katanya, Kamis (25/6/2020).
Diketahui, selama ini Pasar Rogojampi berfungsi ganda. Selain sebagai pusat perekonomian, Pasar Rogojampi itu juga difungsikan sebagai pusat layanan publik. Masyarakat bisa mengurus layanan secara mandiri di tempat ini, tanpa harus bertemu petugas.
Di Pasar Layanan Publik ini terdapat 98 jenis layanan yang cukup diurus di satu tempat, mulai dari dokumen kependudukan hingga perizinan, seperti nomor induk berusaha, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin praktik usaha kesehatan, dan masih banyak lagi.