Sementara itu, perwakilan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bidang Perlindungan Warga Negara Indonesia, yang ikut mengantarkan jenazah ke rumah duka mengatakan, lamanya kedatangan jenazah ke Indonesia karena ada kesalahan komunikasi antara pihak Kemenlu dengan keluarga. “Terjadi miss komunikasi antara Kemenlu dan kekuarga. Kalau masalah kargo tidak ada,” kata Fajar dari Kemenlu.
Diberitakan sebelumnya, Shinta Putri Diana Pratiwi tewas saat berenang di Danau Trebgaster di Bavaria, Jerman. Putri kedua pasangan Agus Salim dan Umi Salamah ini, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (9/8/2018) petang waktu Jerman. Keluarga korban mendapat kabar kematian Shinta dari KJRI di Jerman, Jumat pagi, (10/82018).
Pencarian Shinta melibatkan ratusan petugas SAR gabungan di Jerman, bahkan menjadi perhatian media massa setempat. Kasus ini juga menarik perhatian dan simpati masyarakat setelah keluarga meminta bantuan biaya kepulangan jenazah Shinta melalui media sosial.