Hingga saat ini, jenis kelamin korban belum dapat dipastikan karena di lokasi tidak ditemukan barang bukti seperti pakaian maupun celana yang dapat membantu proses identifikasi.
Selain itu, hasil pemeriksaan awal juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tulang belulang yang ditemukan.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar datang ke RSD Soebandi Jember untuk membantu proses identifikasi. Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.