Jembatan Putus Diterjang Lahar Dingin Semeru, Orang Tua Terpaksa Gendong Anak ke Sekolah

Yayan Nugroho
Warga Jugosari Lumajang menggendong anaknya ke sekolah melintasi alihar lahar. (Foto: iNews.id/Yayan Nugroho).

"Sekarang sulit. Harus gendong-gendongan lagi, sebab jembatan putus. Kemarin sebenarnya sudah buat tanggul untuk melindungi, tapi ikut jebol juga," kata salah seorang warga Ali Murtopo. 

Ali mengatakan, pembangunan Jembatan Jugosari terkendala cuaca buruk. Akibatnya proses pengerjaan menjadi molor dan tak kunjung selesai. 
                                                   
Diketahui, selain sebagai akses warga untuk mengantar anak ke sekolah, Jembatan Jugosari juga sangat vital karena menjadi akses satu-satunya untuk mobilitas warga bekerja maupun membeli kebutuhan sehari-hari. 

Kini tak kurang dari 250 kepala keluarga warga Dusun Sumberlangsep kembali harus bertaruh nyawa menyeberangi jalur lahar sembari menunggu proses perbaikan Jembatan Jugosari selesai.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
27 hari lalu

Momen Hangat Ayah Ambil Rapor Sekolah di Cirebon, Anak-Anak Senyum Bangga

2 bulan lalu

Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas

3 bulan lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

4 bulan lalu

Hujan Deras, 2 Jembatan di Bondowoso Retak dan Ambles 

4 bulan lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal