Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal sebelumnya mengatakan, polisi bekerja sama dengan tim DVI Polri telah memeriksa kondisi jasad Surono yang ditemukan setelah musala di rumah tersebut dibongkar petugas.
Hasilnya, polisi menduga Surono sebagai korban pembunuhan. Sebab, ada luka di tubuh korban akibat hantaman benda tumpul. "Untuk luka, tubuh korban seperti ada luka akibat benda tumpul," kata Alfian.
Polisi juga telah mengamankan barang bukti dari TKP, di antaranya sebuah linggis seberat 10 kilogram (kg) dengan panjang 50 sentimeter. Namun untuk kepastiannya, polisi akan menunggu hasil autopsi dari tim medis.